Auto
Tokenisasi pembiayaan
ICEx melihat peluang tokenisasi tagihan usaha dan stablecoin
ICEx Group melihat pembiayaan tagihan usaha berbasis token dan stablecoin sebagai dua penggunaan aset digital yang berpeluang berkembang di Indonesia. Pandangan tersebut disampaikan dalam wawancara dengan Coinvestasi saat Coinfest Asia pada 21 Agustus 2026, lalu diterbitkan pada 11 September.
Pembiayaan tagihan memberi perusahaan akses dana sebelum pembayaran pelanggan diterima. Misalnya, sebuah usaha sudah mengirim barang tetapi baru akan dibayar beberapa bulan kemudian. Hak atas pembayaran tersebut dapat menjadi dasar pembiayaan untuk membantu kebutuhan kas selama masa tunggu.
Dalam model tokenisasi, hak ekonomi atas tagihan itu diwakili token dan dicatat melalui blockchain. Pencatatan digital dapat menghubungkan kepemilikan, distribusi, dan penyelesaian transaksi. Kualitas tagihan tetap menentukan karena pembayaran akhirnya berasal dari pihak yang memiliki kewajiban melunasinya.
ICEx juga menyoroti stablecoin sebagai sarana pemindahan nilai dalam layanan keuangan digital. Pengembangan penggunaan tersebut membutuhkan standar pelaporan kepatuhan dan pemantauan transaksi yang lebih seragam agar pelaku usaha dapat bekerja dengan proses yang saling terhubung.
Bagi usaha yang menunggu pembayaran tagihan, manfaat pembiayaan terletak pada tersedianya kas untuk melanjutkan kegiatan sehari-hari. ICEx menempatkan kebutuhan tersebut sebagai salah satu peluang penerapan tokenisasi yang masih dikembangkan bersama infrastruktur pendukungnya.