Ruang uji coba yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan untuk menilai cara kerja inovasi keuangan, termasuk model pengelolaan Dana Kripto. Pengujian mencakup kegiatan usaha, pengelolaan risiko, dan perlindungan konsumen. Kelulusan menunjukkan model tersebut telah memenuhi kriteria pengujian; izin usaha merupakan status yang perlu diperiksa secara terpisah.
Perusahaan yang mengelola portofolio Dana Kripto melalui tim profesional. Tim ini memilih aset, mengatur komposisi, dan menjalankan transaksi dalam batas kebijakan investasi produk. Pengelola juga menghitung NABDK dan menyampaikan laporan, sehingga investor dapat mengikuti nilai kepemilikan serta perkembangan portofolionya.
Kumpulan aset yang dikelola dalam suatu investasi. Pada Dana Kripto, portofolio dapat memuat aset kripto serta dana rupiah untuk kebutuhan transaksi, pencairan, atau pengelolaan risiko sesuai kebijakan produk. Laporan portofolio memperlihatkan jenis aset dan porsinya, sehingga investor bisa mengetahui ke mana dananya ditempatkan.
Wadah investasi yang menghimpun dana investor untuk dikelola dalam portofolio aset keuangan digital, termasuk aset kripto. Investor membeli Unit Kripto sebagai bagian kepemilikannya. Manajer Dana Kripto memilih aset dan menjalankan transaksi sesuai kebijakan produk, sementara penyimpanan aset melibatkan kustodian. Dengan pembagian peran ini, investor bisa mengikuti perkembangan portofolio tanpa mengurus transaksi setiap aset sendiri.
Satuan yang menunjukkan bagian kepemilikan investor dalam Dana Kripto. Jumlah unit diperoleh dari dana pembelian setelah Biaya Pembelian, dibagi NABDK per Unit Kripto yang berlaku. Kepemilikan ini dicatat dalam surat konfirmasi transaksi. Nilainya bergerak mengikuti hasil pengelolaan portofolio, sedangkan jumlah unit berubah saat ada transaksi atas kepemilikan investor.
Pembagian portofolio ke beberapa aset dalam porsi tertentu. Kebijakan investasi dapat menetapkan target serta batas minimum dan maksimum setiap aset. Porsi yang terlihat dalam laporan bisa berubah karena pergerakan harga dan transaksi pengelola, sehingga alokasi aktual perlu dibedakan dari targetnya.
Pedoman tentang bagaimana dana investor boleh ditempatkan dan dikelola. Isinya mencakup aset yang dipilih, batas alokasi, serta kegiatan yang diperbolehkan atau dibatasi. Bagi calon investor, bagian ini dalam prospektus membantu menjelaskan apa yang akan dikerjakan pengelola dengan dananya.
Reksa Dana yang menempatkan investasi pada instrumen pasar uang dan surat utang dengan jatuh tempo atau sisa jatuh tempo paling lama satu tahun. Isinya dapat berupa deposito dan surat utang jangka pendek. Hasil investasi berasal dari pengelolaan instrumen tersebut.
Bentuk digital dari nilai atau hak yang dicatat di blockchain. Sebuah token dapat mewakili hak atas emas, bagian kepemilikan dana investasi, atau kegunaan tertentu dalam suatu jaringan. Bagi investor, yang perlu dikenali adalah hak yang diperoleh ketika memiliki token tersebut dan dari mana nilainya berasal.
Reksa Dana Pasar Uang yang kepemilikannya diwakili token dan dicatat melalui blockchain. Dana investor tetap dikelola dalam instrumen pasar uang, seperti surat utang berjangka pendek; hasil investasi berasal dari pengelolaan aset tersebut. Salah satu contohnya di Amerika Serikat adalah Franklin OnChain U.S. Government Money Fund (FOBXX). Satu token BENJI mewakili satu saham kepemilikan dalam dana itu.
Aset kripto dengan pasokan maksimum 21 juta BTC yang dapat dikirim tanpa bank atau pengelola pusat. Kelangkaan ini menjadi dasar perbandingannya dengan emas sebagai penyimpan nilai, meski harganya masih berfluktuasi tajam. Penciptanya memakai nama samaran Satoshi Nakamoto, yang menerbitkan makalah rancangan Bitcoin pada 31 Oktober 2008. Blok pertamanya, blok 0, bertanggal 3 Januari 2009. Penambang mengamankan jaringan dengan daya komputasi, sementara komputer-komputer dalam jaringan memeriksa transaksi dan aturan secara mandiri. Blok baru ditambahkan rata-rata setiap 10 menit. Alamat transaksi tidak memuat nama pemilik, tetapi riwayatnya terbuka untuk publik.
Aset yang menjadi dasar nilai suatu produk investasi. Dalam Dana Kripto, aset dasar adalah isi portofolio yang dikelola, misalnya Bitcoin, Ether (ETH), atau SOL dari jaringan Solana, sesuai kebijakan produknya. Perubahan harga aset-aset ini ikut menentukan nilai Unit Kripto. Pada token emas, aset dasarnya adalah emas fisik yang diwakili token tersebut.